Sejarah Kampung

Sejarah Berdirinya Kampung Omon

Kampung Omon terbentuk dari serangkaian kejadian dan peristiwa-peristiwa masa lalu seperti tercatat dalam dokumen kampung maupun berdasarkan informasi/catatan dari sejumlah tokoh masyarakat setempat. Masyarakat yang mendiami Kampung Omon terdiri dari 3 (tiga) suku/marga yaitu: Suku Tabisu, Suku Tet, dan Suku Nisaf yang berasal dari Kampung Sglluwoy dimasa penjajahan Kerajaan Belanda. di era kemerdekaan pada tahun 1992 ketiga suku tersebut bersepakat meninggalkan Kampung Sglluwoy untuk mendiami wilayah yang menjadi hak ulyat mereka di Dusun Buselin. Pada tahun 1993 ketiga suku yang mendiami Dusun Buselin bekerjasama dengan pihak TNI (Kopasus) membangun 6 (enam) unit rumah tinggal dengan ukuran 5×4 meter berbahan kayu lokal yang diresmikan oleh Pangdam Cenderawasi Mayor Jenderal TNI E. E. Mangindaan yang saat ini beliau menjabat Wakil Ketua MPR RI Periode 2014-2019.

Pada tahun 2000 Kampung Omon dipimpin oleh Frans Tabisu sebagai Kepala Kampung Pertama yang diangkat oleh Bupati Kabupaten Jayapura, 1 (satu) tahun kemudian pada tahun 2001 terjadi kerusuhan di wilayah Distrik Kemtuk Gresi yang disebabkan oleh kematian seoarang anak perempuan yang berasal dari suku Nisaf. Perkampungan Omon lalu dibakar oleh sekelompok masa sehingga masyarakat terpaksa mengungsi kebeberpa kampung yang berada disekitar Kampung Omon dan sebagian menetap hingga saat ini. Seiring berjalannya waktu masyarakat mulai kembali ke wilayah Kampung Omon dan menjalankan aktifitas sehari-sehari mereka sedangkan pemerintahan Kampung Omon pun mulai beraktifitas kembali. Pada tahun 2006 Kampung Omon melaksanakan pemilihan kepala kampung untuk yang pertama kalinya yang dimenangkan oleh Yason Tabisu yang menjabat selama 5 (lima) tahun kemudian pada tahun 2011 Kampung Omon melaksanakan pemilihan Kepala Kampung yang ke 2 (dua) kalinya yang dimenangkan oleh Bernard Tabisu dan menjabat selama 5 (lima) tahun, dimana pada masa kepemimpinan Bernard Tabisu sistem pemerintahan Kampung Omon mulai menerapkan pelayanan administratif dan berfokus pada pelaksanaan pembangunan kampung seperti pembangunan jalan poros dari Dusun Buspun ke Kampung Omon yang berjarak 24 (dua puluh empat) KM namun sampai saat ini pembangunan jalan tersebut baru mencapai 6 (enam) KM karena keterbatasan APBK yang dimiliki oleh Kampung Omon. Akhir tahun 2016 Kampung Omon kembali melaksanakan pemilihan Kepala Kampung serentak yang ke 3 (tiga) kalinya Bernrd Tabisu mendapatkan kepercayaan kembali oleh masyarakat untuk memimpin Kampung Omon selama 6 (enam) tahun kedepan.

Kejadian dan/atau peristiwa seputar terbentuknya Kampung Omon secara lengkap seperti disajikan pada tabel berikut yang memuat rekaman kejadian dan/atau peristiwa dimaksud.

Tabel. Alur Sejarah Ringkas Kampung Omon

Tahun Rekaman Kejadian Keterangan
1992 Ketiga suku tersebut bersepakat meninggalkan Kampung Sglluwoy untuk mendiami wilayah yang menjadi hak ulyat mereka di Dusun Buselin Status masyarakat di Kampung Sgulluwoy tidak jelas/menumpng
1993 Ketiga suku yang mendiami Dusun Buselin bekerjasama dengan pihak TNI (Kopasus) membangun 6 (enam) unit rumah tinggal dengan ukuran 5×4 meter berbahan kayu lokal yang diresmikan oleh Pangdam Cenderawasi Mayor Jenderal TNI E. E. Mangindaan yang saat ini beliau menjabat Wakil Ketua MPR RI Periode 2014-2019 Wilayah Kampung Omon termasuk wilaya stabilitas keamanan
2000 Pengangkatan Kepala Kampung Pertama oleh Bupati Kabupaten Jayapura bernama Frans Tabisu Kepala Kampung pertama menjabat dari tahun 2000-2005
2001 Terjadi kerusuhan di wilayah Distrik Kemtuk Gresi yang disebabkan oleh kematian seoarang anak perempuan yang berasal dari suku Nisaf. Masyarakat mengungsi ke kampung-kampung yang berada di dekat wilayah Kampung Omon
2006 Kampung Omon melaksanakan pemilihan kepala kampung untuk yang pertama kalinya yang dimenangkan oleh Yason Tabisu yang menjabat selama 5 (lima) tahun Kepala Kampung kedua menjabat dari tahun 2006-2011
2011 Kampung Omon melaksanakan pemilihan Kepala Kampung yang ke 2 (dua) kalinya yang dimenangkan oleh Bernard Tabisu dan menjabat selama 5 (lima) tahun Kepala Kampung ketiga menjabat dari tahun 2012-2016.
2016 Kampung Omon kembali melaksanakan pemilihan Kepala Kampung serentak yang ke 3 (tiga) kalinya Bernrd Tabisu mendapatkan kepercayaan kembali oleh masyarakat untuk memimpin Kampung Omon selama 6 (enam) tahun Kepala Kampung ketiga periode kedua menjabat dari tahun 2017-2016,